Pages

Friday, 13 February 2015

Hadits Menuntut Ilmu

Kewajiban Menuntut Ilmu
Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim, Salah satu hadist yang sangat populer tentang kewajiban Menuntut Ilmu yaitu Hadist Riwayat Ibnu Majah dimana Nabi Saw bersabda:
HR Ibnu Majah dari Anas bin Malik ra
Artinya: “Menuntut ilmu itu diwajibkan atas diri setiap Muslim”.

Menuntut ilmu juga tak dibatasi tempat dan waktu. Rasulullah Saw bersabda:

HR Ibnu ‘Adi dan Imam Al-Baihaqi
Artinya: “Carilah ilmu walaupun harus menuntutnya hingga ke negeri Cina”.

Keutamaan Menuntut Ilmu
Banyak sekali keutamaan menuntut ilmu yang tertuang dalam hadits antara lain Rasulullah Saw pernah bersabda:
HR Imam Muslim
Artinya: “Siapa saja yang mengadakan perjalanan untuk usaha menuntut ilmu, maka Allah akan menganugerahinya jalan ke surga”.

Rasulullah Saw juga pernah bersabda:
HR Imam Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim
Artinya: “Sesungguhnya para malaikat membentangkan sayap mereka kepada para pencari ilmu, sebagai pertanda ridha dengan usaha orang-orang itu”.

Rasulullah Saw juga pernah bersabda:
HR Ibnu ‘Abdil Barr dari hadits Abi Dzarr
Artinya: “Bahwa sesungguhnya engkau berjalan atau pergi mempelajari ilmu satu bab adalah lebih baik daripada engkau melakukan shalat seratus raka’at”.

Dalam riwayat lain Rasulullah Saw bersabda:
HR Ibnu Hibban dalam Raudhah Al-‘Aqla
Artinya: “Seseorang yang mempelajari satu bab dari suatu ilmu masih lebih baik nilainya daripada dunia dan isinya”.

Pada sebuah hadits yang disampaikan dari Abi Dzarr ra dikatakan, ”Menghadiri majelis orang berilmu itu jauh lebih utama daripada mendirikan shalat seribu rak’at atau menjenguk seribu orang sakit dan ber-ta’ziah ke seribu jenazah”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah bagaimana jika dibandingkan dengan membaca Al-Qur’an?”. Nabi Saw menjawab dengan balik bertanya, “Adakah manfaat Al-Qur’an itu selain dengan memahami dan mengetahui ilmu yang terkandung di dalamnya?”.

Nabi Saw kemudian bersabda:
HR Imam Al-Darimi dan Ibnu Sunni
Artinya: “Siapa yang meninggal dunia pada saat menuntut ilmu untuk tujuan mensyiarkan Islam, maka jarak antara dirinya dengan para Nabi di surge nanti hanya sekitar satu tingkatan”.

Dalam hadits riwayat Ibnu ‘Abdil Barr dari Anas bin Malik ra, Nabi Muhammad Saw pernah ditanya, “Wahai Nabi Allah, amalan apakah yang terbaik untuk kami lakukan?” Beliau menjawab, “Menuntut Ilmu karena karena Allah ‘Azza wa Jalla.” Ditanyakan kembali kepada beliau, “Ilmu apa yang anda maksudkan?” Beliau menjawab “Menuntut ilmu karena mengharap mengharapkan keridhaan Alloh Yang Maha suci, yaitu ma’rifat (mengenal) kepada Allah meski melalui sedikit amal sudah mencukupi. Sebab, ketidaktahuan kita tentang Allah Swt, sekalipun banyak melakukan amal ibadah kepada-Nya, sungguh tidak mencukupi kebutuhan atas pengenalan diri kepada-Nya dan mengharapkan keridhaan-Nya”.

*Disarikan dari Kitab Ihya’ ‘Ulumiddin karya Al-Imam Al-Ghazali  

No comments:

Post a Comment